Fungsi, Cara Kerja dan Perbedaan Jenis Selang Rem Motor
Selang rem motor atau yang juga disebut brake hose adalah saluran fleksibel yang menghubungkan master silinder rem dengan kaliper rem. Selang rem berfungsi sebagai saluran tekanan cairan rem hidrolik dari master silinder menuju kaliper rem saat tuas rem ditarik.
Selang rem motor umumnya terbuat dari karet sintetis yang dilapisi dengan baja untuk menahan tekanan tinggi dari cairan rem. Selang rem juga dilengkapi dengan fitting di kedua ujungnya untuk menghubungkan ke master silinder dan kaliper rem.
Fungsi Selang Rem Motor
Selang rem motor memiliki beberapa fungsi penting dalam melakukan mekanisme perlambatan, antara lain:
- Menyalurkan minyak rem hidrolik dari master rem ke kaliper rem. Cairan rem bertekanan tinggi akan menekan piston kaliper untuk mengapit cakram/drum rem.
- Meneruskan tekanan hidrolik dari master silinder ke kaliper rem secara optimal. Selang rem harus mampu menahan tekanan hingga 140 bar.
- Memberikan fleksibilitas agar mekanisme perlambatan dapat bekerja maksimal saat motor bermanuver.
- Melindungi cairan rem dari kontaminasi debu dan kotoran.
- Mencegah kebocoran cairan rem akibat getaran dan benturan.
Jadi dapat disimpulkan bahwa fungsi utama kabel atau selang rem adalah menyalurkan tekanan cairan rem agar sistem pengereman dapat bekerja dengan baik. Selang rem yang berkualitas akan sangat menentukan performa pengereman motor.
Cara Kerja Selang Rem Sepeda Motor
Berikut adalah urutan cara kerja selang rem motor:
- Saat tuas rem ditarik atau pedal rem diinjak, piston pada master silinder akan terdorong ke depan.
- Piston master silinder akan memompa dan menekan cairan rem di dalam sistem hidrolik menuju selang rem.
- Cairan rem bertekanan tinggi mengalir di dalam selang menuju ke kaliper rem.
- Tekanan cairan rem mendorong piston di dalam kaliper rem.
- Piston kaliper rem kemudian mendorong kampas rem hingga mengapit cakram/drum rem.
- Gesekan antara kampas dan cakram/drum rem akan memperlambat putaran roda hingga kendaraan berhenti.
- Saat tuas/pedal rem dilepas, tekanan pada sistem akan berkurang dan piston kembali ke posisi normal sehingga kampas rem tidak lagi mengapit cakram.
Komponen Utama Brake Hose Motor
Secara umum, brake hose motor memiliki 3 lapisan utama, yaitu:
1. Inner Tube
Inner tube atau selang bagian dalam terbuat dari karet sintetis yang berfungsi menampung cairan rem bertekanan tinggi. Inner tube harus lentur dan elastis agar aliran cairan rem lancar.
2. Reinforced Layer
Lapisan tengah brake hose umumnya berupa anyaman kawat baja yang berfungsi memberi kekuatan agar selang tidak mudah melengkung atau bocor. Anyaman baja juga membuat brake hose lebih awet.
3. Outer Casing
Lapisan terluar brake hose terbuat dari bahan karet sintetis yang berfungsi melindungi lapisan dalam dari gesekan, panas, minyak, dan kotoran. Lapisan luar ini juga memberi tampilan estetika pada brake hose.
Pebedaan Selang Rem Standar, Selang Rem Racing, Dan Selang Rem Variasi
Secara umum brake hose di pasaran dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu selang rem standar, selang rem racing, dan selang rem variasi. Berikut penjelasan dan perbedaan dari ketiga jenis selang tersebut.
1. Selang Rem Standar
- Merupakan selang rem bawaan pabrik sepeda motor sebagai komponen standar.
- Umumnya terbuat dari bahan karet sintetis dengan lapisan anyaman kawat baja.
- Harga murah dan mudah didapatkan.
- Performa pengereman kurang maksimal karena mudah mengembang saat terkena tekanan dan suhu tinggi.
2. Selang Rem Racing / Aftermarket
- Diproduksi oleh perusahaan independen, bukan pabrik sepeda motor.
- Bahan umumnya baja anti karat berlapis karet sintetis anti-lengkung.
- Harga relatif mahal tapi awet dan performa lebih baik.
- Tidak mudah mengembang sehingga aliran cairan rem stabil.
- Tersedia dalam berbagai warna dan ukuran panjang.
3. Selang Rem Variasi
- Selang rem dengan model dan warna beragam, tapi bukan termasuk jenis racing.
- Bahan tetap karet sintetis seperti selang standar.
- Harga di tengah-tengah antara selang standar dan selang racing.
- Tampilan lebih menarik tapi performa biasa saja.
4. Tabel Perbedaan Jenis Selang Rem
Secara ringkas, selang rem racing memiliki performa paling baik tapi juga harga paling mahal. Selang standar harga murah tapi kurang maksimal performanya. Selang variasi untuk kebutuhan gaya saja.
| Kriteria | Selang Rem Standar | Selang Rem Racing | Selang Rem Variasi |
|---|---|---|---|
| Bahan | Karet sintetis | Baja anti karat berlapis karet sintetis | Karet sintetis |
| Harga | Murah | Mahal | Sedang |
| Ketahanan Panas | Rendah | Tinggi | Rendah |
| Ukuran | Standar pabrik | Lebih panjang dan diameter lebih besar | Standar atau sedikit lebih besar |
| Ketahanan Tekanan | Rendah | Tinggi | Rendah |
| Kemampuan Mengembang | Tinggi | Rendah | Tinggi |
| Stabilitas Aliran Oli Rem | Rendah | Tinggi | Rendah |
| Jarak Pengereman | Panjang | Pendek | Panjang |
| Ketersediaan | Standar | Beragam ukuran dan warna | Terbatas |
| Keawetan | Rendah | Tinggi | Rendah |
| Performa Pengereman | Standar | Sangat Baik | Standar |
| Kebutuhan | Harian | Balapan | Gaya |
Daftar Harga Selang Rem Kendaraan Bermotor Terbaru Juni 2026
Harga selang rem rata-rata dijual dengan kisaran harga Rp17.000 – Rp55.000 per biji, tergantung merek, jenis selang, lokasi dan toko. Pastikan menggunakan selang rem yang sesuai dengan spesifikasi agar motor anda selalu prima.
Berikut adalah daftar harga terbaru selang rem motor Juni 2026 yang dirangkum dari platform toko online
| Nama Produk | Harga | Lokasi | Toko |
|---|---|---|---|
| Jepitan Selang Rem Cakram Depan Variasi Cnc Universal – Silver | Rp10.000 | Surabaya | MJShop57 |
| Selang Rem Depan Belakang Variasi Panjang 60 Cm 90 Cm 130 Cm | Rp17.000 | Jakarta Barat | DVM Variasi |
| Selang Rem Variasi Selang Rem Motor Ukuran 60 90 130 170 215 Cm | Rp17.000 | Jakarta Barat | Moto King Variasi |
| Selang Rem Depan Belakang Variasi Warna 90-60cm Universal Motor | Rp19.999 | Jakarta Barat | Asian Motor |
| Selang Rem Variasi Warna 90cm 60cm Kabel Rem Cakram Racing 130cm Trail | Rp20.500 | Bekasi | Kulakan Variasi Murah |
| Selang Rem Variasi Karbon 90 Cm 130 Cm Model TDR Universal Semua Motor | Rp20.425 | Jakarta Barat | Paramount Motor |
| Baut Banjo Baut Kaliper Baut Selang Rem Baut Oil Cooler Universal | Rp20.000 | Kab. Bandung | Two Stroke Ciwidey |
| Selang Rem Depan 90cm-130cm & Belakang 60cm / Selang Rem Variasi Motor | Rp18.900 | Tangerang | JK ESTORE |
| Selang Rem Belakang Selang Rem Variasi VND Premium Original 48 & 60 CM | Rp46.500 | Jakarta Pusat | Pjm ( Pesona Jaya Motor ) |
| Selang Rem Motor Depan Variasi Panjang 130cm 90cm 60cm | Rp18.000 | Jakarta Barat | Turbo Variasi |
| Selang Rem Motor Merk VRD Ukuran 65 Cm Warna Variasi | Rp50.000 | Surabaya | Shadis Motor |
| Selang Rem Variasi Proliner Brake Hose Universal | Rp100.000 | Jakarta Barat | Digioto |
| Kabel Selang Rem Depan Variasi Beat Scoopy Vario Mio Vixion Tiger Dll | Rp25.000 | Jakarta Barat | ACM COMPANY |
| Selang Rem TDR 76 Cm 30 Inch Karbon Ninja R Cb 150 Satria F Karbon | Rp97.500 | Bandung | Max Racing Speed Shop |
| Selang Rem Depan PSI 95 CM Serat Cnc Full Warna Gold Red Blue Variasi | Rp55.000 | Jakarta Barat | Oscar Motor |
Perawatan Berkala Selang Rem Motor
Agar selang rem motor awet dan berfungsi maksimal, diperlukan perawatan berkala sebagai berikut:
- Periksa kondisi fisik selang rem secara rutin, pastikan tidak retak atau bocor. Ganti selang rem sesuai umur pemakaian yang direkomendasikan pabrik.
- Jaga agar selang rem terhindar dari kontak langsung dengan oli, bahan kimia, dan sumber panas yang berlebihan.
- Bersihkan selang rem dari debu dan kotoran menggunakan lap basah. Jangan menyemprot langsung dengan air bertekanan tinggi.
- Periksa apakah terjadi gesekan antara selang rem dengan komponen lain. Lindungi selang rem jika perlu.
- Pastikan selang rem terpasang dengan benar dan aman. Ikuti prosedur pemasangan yang direkomendasikan.
- Lakukan bleeding / pengurasan sistem rem secara berkala untuk menjaga performa optimal.
- Gunakan cairan rem yang sesuai spesifikasi. Hindari kontaminasi cairan rem.
Dengan melakukan perawatan berkala, masalah pada selang rem motor dapat diminimalisir. Pastikan selalu memeriksa kondisi selang rem secara rutin.
Masalah umum Selang Rem Motor
Berikut adalah beberapa masalah umum yang sering terjadi pada selang rem motor:
- Selang rem bocor atau pecah
Hal ini bisa disebabkan oleh faktor usia pemakaian, terkena benda tajam, atau kualitas selang yang kurang baik. Tandanya adalah cairan rem bocor dan tekanan rem berkurang. - Fitting selang rem longgar atau bocor
Fitting adalah sambungan antara selang rem dan komponen lain. Jika fitting longgar atau bocor, cairan rem akan merembes keluar. - Karet selang rem mengeras atau retak
Selang rem yang terlalu lama digunakan bisa mengalami pengerasan atau retak. Ini mengurangi fleksibilitas dan umur selang rem. - Sensor tekanan ABS rusak
Untuk motor ABS, kerusakan pada sensor tekanan selang rem bisa menyebabkan sistem ABS tidak berfungsi dengan baik. - Klip pengunci selang rem lepas
Fungsi klip adalah menjaga selang rem tetap pada posisinya. Jika lepas, selang rem bisa bergeser dan mengganggu sistem pengereman. - Master silinder rem bocor
Kebocoran pada master silinder rem bisa menyebabkan cairan rem merembes keluar dan tekanan rem berkurang.
Kesimpulan
- Pemahaman Komponen Krusial: Mengingat bahwa selang rem merupakan salah satu komponen krusial dalam kendaraan bermotor, selalu prioritaskan untuk mengecek kondisinya secara rutin.
- Mencegah Rem Blong: Rutin mengecek kondisi selang rem adalah langkah bijak untuk menghindari masalah rem blong, yang bisa berakibat fatal saat berkendara.
- Pencegahan Kebocoran: Pastikan untuk memeriksa selang rem guna menghindari adanya kebocoran yang bisa mengurangi efektivitas sistem pengereman.
- Jarak Penggantian Ideal: Saran umum adalah mengganti selang rem setiap 4 tahun, atau lebih sering tergantung pada kondisi dan frekuensi penggunaan kendaraan.
- Optimalisasi Fungsi Rem: Dengan memastikan selang rem berfungsi dengan lebih optimal, Anda menjamin keamanan serta kenyamanan berkendara.
- Pengaturan Jarak Rem: Periksa selang rem Anda agar memiliki fleksibilitas yang cukup, idealnya antara jarak 15 sampai 25 mm, untuk respon pengereman yang efisien
Harga Motor
Harga Yamaha Lexi
Harga Yamaha Aerox 155 Connected
Harga Yamaha All New NMAX
Artikel Terkait
-
Pengaruh Durasi Overlap Noken As Terhadap Karakter Mesin -
RPM Motor: Pengertian Dan Apa Saja Manfaatnya? -
Dial Indicator: Fungsi dan Cara Kerjanya dalam Pengukuran Presisi -
Durasi Noken As: Fungsi dan Pengaruhnya pada Mesin Motor -
Yuk Pahami, LSA Noken As dan Dampaknya bagi Performa Mesin -
Silencer Knalpot : Fungsi, Komponen & Daftar Harga Terbaru Juni 2026 -
Fungsi Kampas Ganda Motor Matic Dan Cara Kerjanya -
Mengenal Cara Kerja Fitur Traction Control System Pada Motor Yamaha -
Cara Kerja Smart Motor Generator Yamaha, Teknologi Canggih Starter Motor -
Aplikasi Y Connect: Teknologi Konektivitas Motor Yamaha