CVT Kotor Penyebab Motor Matic Loyo, Cek Cara Bersihkannya
Merasakan tarikan motor matic Anda tidak lagi prima? Kinerja mesin terasa kurang responsif ketika melaju di jalan? Jangan buru-buru bawa ke bengkel sebelum mencoba membersihkan sistem CVT-nya terlebih dahulu.
Ya, membersihkan CVT (Continuously Variable Transmission) secara berkala merupakan salah satu kunci agar performa motor matic tetap optimal. Seiring pemakaian, komponen CVT seperti drive pulley, driven pulley, belt, dan variator akan menumpuk kotoran dan oli bekas yang mengganggu gesekan antar komponen.
Membersihkan CVT motor matic sebenarnya cukup mudah asalkan Anda tahu komponen dan tahapan yang tepat. Dengan peralatan sederhana seperti obeng, kunci socket, sikat gigi, lap, dan cairan pembersih yang murah, performa tarikan motor matic Anda bisa kembali prima.
Jadi jangan ragu lagi untuk membersihkan CVT motor secara berkala!
7 Langkah Cara Membersihkan CVT Motor Matic
Berikut ini adalah langkah-langkah cara membersihkan CVT motor matic:
1. Persiapan Alat dan Bahan
Sebelum membersihkan, pastikan Anda mempersiapkan peralatan dan bahan berikut:
- Obeng (+ dan -)
- Kunci socket 10, 12, 14mm
- Lap pembersih
- Sikat gigi
- Pelumas baru (oli)
- Cairan pembersih rantai
- Wadah/tempat oli bekas
- Sarung tangan
2. Buka Tutup CVT
Langkah pertama adalah membuka tutup pelindung CVT yang biasanya terletak di bagian samping kanan belakang motor.
Lepaskan mur/baut pengunci menggunakan kunci socket. Setelah terbuka, Anda akan menemukan komponen utama CVT seperti drive pulley, driven pulley, dan belt.
3. Lepas Drive Pulley
Komponen berikutnya yang perlu dilepas adalah drive pulley. Pada beberapa motor tertentu, pulley ini dipasang menggunakan mur khusus yang membutuhkan special tool untuk melepasnya. Jika Anda tidak memiliki alat tersebut, bawa ke bengkel resmi agar mudah dilepas.
Setelah terlepas, bersihkan pulley menggunakan sikat gigi dan lap. Usahakan membersihkan seluruh permukaan dan celah-celahnya agar kotoran tidak menempel.
4. Lepas Driven Pulley
Driven pulley merupakan komponen CVT berikutnya yang perlu dibersihkan. Cara melepasnya sama seperti drive pulley, yaitu dengan melonggarkan mur pengunci menggunakan special tool atau dibawa ke bengkel resmi.
Setelah terlepas, bersihkan seluruh bagian driven pulley dari kotoran dan oli bekas dengan menyikat dan mengelapnya. Pastikan tidak ada kotoran yang tertinggal di permukaannya.
5. Bersihkan Rantai/Belt CVT
Komponen selanjutnya adalah membersihkan rantai atau belt CVT yang menghubungkan drive pulley dan driven pulley. Gunakan cairan pembersih rantai khusus otomotif, lalu gosok menggunakan sikat sampai seluruh permukaan belt bersih dari kotoran.
Kemudian bilas dengan air bersih dan keringkan. Pastikan belt benar-benar kering sebelum memasang kembali agar tidak licin.
6. Pasang Kembali Komponen
Jika seluruh komponen CVT sudah dibersihkan, langkah berikutnya adalah memasangnya kembali dengan urutan terbalik saat pembongkaran:
- Pasang belt CVT
- Pasang driven pulley
- Pasang drive pulley
- Pasang tutup pelindung CVT
Pastikan semua komponen terpasang dengan benar dan kencangkan mur/baut pengunci menggunakan torque sesuai spesifikasi pabrikan.
7. Isi Oli Baru
Tahap terakhir adalah mengisi oli CVT baru melalui lubang isian yang terletak di tutup CVT bagian atas. Gunakan oli khusus CVT sesuai rekomendasi pabrikan. Isi sampai tanda batas maksimal oli.
Demikian langkah-langkah cara membersihkan CVT motor matic. Lakukan pembersihan berkala setiap 4.000-6.000 km agar performa mesin tetap optimal. Selamat mencoba!
Keuntungan Membersihkan CVT Motor Matic
Mengapa CVT motor matic perlu dibersihkan secara rutin? Berikut ini adalah beberapa keuntungan membersihkan CVT motor secara berkala:
- Mencegah kerusakan dini
Kotoran dan oli bekas pada CVT dapat mempercepat ausnya komponen penting seperti belt, pulley, dan gear. Membersihkannya secara rutin dapat mencegah kerusakan dini. - Performa mesin tetap prima
CVT yang bersih memastikan gesekan antar komponen berjalan lancar sehingga performa mesin tetap prima. - Hemat biaya perawatan
Membersihkan CVT secara berkala jauh lebih murah daripada mengganti komponen CVT yang sudah aus. - Umur mesin lebih panjang
CVT yang terawat dengan baik memungkinkan umur mesin lebih panjang karena komponen utamanya tetap dalam kondisi prima.
Cairan Yang Bisa Digunakan Untuk Membersihkan CVT Motor Matic
Ada beberapa cairan yang dapat digunakan untuk membersihkan CVT motor matic, antara lain:
- Alkohol
Alkohol merupakan cairan yang efektif untuk membersihkan CVT motor matic Yamaha. Hal ini tercantum dalam buku panduan servis resmi Yamaha. Alkohol sangat baik untuk membersihkan gemuk/grease dan oli mesin yang menempel pada pulley CVT. - Bensin
Bensin juga sering digunakan bengkel untuk membersihkan CVT motor matic Yamaha. Namun sebaiknya hindari penggunaan bensin karena dapat merusak komponen karet pada CVT. - Sabun cair
Sabun cair merupakan pilihan paling aman dan efektif untuk membersihkan CVT motor matic Yamaha. Sabun cair dapat dengan mudah menghilangkan kotoran dan debu tanpa merusak komponen CVT. - Cairan pembersih khusus (part cleaner)
Idealnya, gunakan cairan pembersih khusus untuk komponen otomotif (part cleaner) agar lebih aman membersihkan CVT motor matic Yamaha. - Carbon Cleaner
Cairan carbon cleaner bisa digunakan untuk membersihkan komponen CVT motor matic yang terbuat dari logam, seperti pulley depan dan belakang. Namun, hindari menggunakannya untuk membersihkan v-belt yang terbuat dari karet karena dapat mempengaruhi masa pakainya.
Kesalahan Saat Membersihkan CVT
Ada beberapa kesalahan yang kerap dilakukan saat membersihkan CVT motor matic, di antaranya:
- Membersihkan komponen CVT dengan asal-asalan dan terburu-buru. Pastikan seluruh bagian benar-benar bersih dari kotoran.
- Lupa memeriksa kondisi belt CVT dan mengganti yang sudah aus/retak. Kondisi belt yang tidak prima akan berdampak pada performa CVT.
- Tidak mengeringkan belt CVT secara sempurna setelah dibersihkan sebelum dipasang kembali. Belt yang basah licin dan dapat selip.
- Salah dalam urutan memasang komponen saat perakitan. Pastikan pemasangan sesuai dengan urutan pembongkaran.
- Lupa mengisi oli CVT baru setelah pembersihan selesai. Oli bekas harus diganti dengan oli baru agar CVT tetap prima.
Demikian artikel lengkap tentang cara membersihkan CVT motor matic. Semoga informasi ini bisa bermanfaat.
Harga Motor
Harga Yamaha Lexi
Harga Yamaha Aerox 155 Connected
Harga Yamaha All New NMAX
Artikel Terkait
-
Cara Mengatasi Idle Tidak Stabil pada Aerox 155 -
Kunci Perawatan Motor Aerox 155 agar Awet Dipakai Sehari-hari -
Masalah Umum dan Solusinya Motor Aerox Tidak Bisa Distarter -
5 Rekomendasi Roller CVT 2000 RPM Terbaik -
Merk Per CVT Motor Matic Terbaik, Lengkap Pilihan Ukurannya -
6 Ciri Per CVT Motor Matic Mulai Lemah, Waspadai! -
Per CVT Motor Matic Panjang vs Pendek, Mana yang Lebih Oke? -
Biru, Kuning, Merah: Arti Warna Per CVT Motor Matic -
Efek Ganti Per CVT 1500 RPM Pada Motor Matic: Ngebut atau Ngepos? -
Awas, Jangan Sampai Lewatkan Ciri Noken As Rusak Ini


