Skip to main content

Fungsi Dinamo Starter Motor, Jenis dan Komponen Utamanya

Fungsi Dinamo Starter Motor, Jenis dan Komponen Utamanya

Dinamo starter, juga dikenal sebagai motor starter, adalah komponen pendukung penting dalam kendaraan bermotor yang memiliki fungsi untuk memutar mesin motor sehingga mesin dapat menyala.

Komponen utama dari starter kendaraan adalah motor listrik yang dapat menghasilkan torsi yang cukup besar untuk memutar flywheel atau roda gigi lainnya yang terhubung dengan mesin.

Sistem starter umumnya dihubungkan dengan baterai kendaraan untuk mendapatkan daya yang diperlukan.

Fungsi Dinamo Motor Starter Pada Kendaraan

Fungsi utama dinamo starter adalah memulai mesin kendaraan dengan memutar flywheel atau roda gigi lainnya yang terhubung dengan mesin.

Saat kunci kontak dinyalakan, arus listrik dari baterai mengalir ke penggerak awal, menggerakkan motor listrik di dalamnya.

Motor listrik ini kemudian menghasilkan torsi yang cukup kuat untuk memutar flywheel dan memicu proses pembakaran di dalam mesin.

Daftar Harga Dinamo Starter Terbaru Juni 2026

Komponen Dinamo Starter Motor

Komponen Dinamo Starter

Berikut adalah komponen-komponen utama dari dinamo starter motor beserta fungsinya:

1. Solenoid Starter

Berfungsi untuk menggerakkan mekanisme switch dan menghubungkan aliran arus listrik dari aki ke starter motor. Solenoid terdiri dari pull-in coil, hold-in coil, dan plunger.

2. Field Coil

Menghasilkan medan magnetic yang diperlukan untuk memutar armature. Terbuat dari lilitan tembaga dan berperan sebagai penghantar arus listrik.

3. Armature Coil

Merupakan pusat energi putaran pada dinamo starter. Saat dialirkan arus listrik, armature coil akan berputar. Armature terdiri dari core besi berlaminasi dan lilitan tembaga.

4. Komutator / Commutator

Berfungsi untuk mengubah arus listrik searah menjadi arus bolak-balik agar armature dapat berputar. Terbuat dari plat tembaga dan menghubungkan arus listrik dari brush ke kumparan armature.

5. Sikat (Brushes)

Berfungsi untuk menghantarkan arus listrik dari sumber ke komutator. Biasanya terbuat dari karbon. Keausan pada brush dapat menyebabkan starter motor tidak bekerja optimal.

6. Gigi Pinion

Mentransmisikan putaran dari dinamo starter ke flywheel pada mesin. Gigi pinion terhubung ke tuas penggerak (drive lever).

7. Motor Housing

Berfungsi sebagai wadah atau tempat untuk meletakkan berbagai komponen dinamo starter. Terbuat dari logam berbentuk tabung.

8. Drive Lever

Menghubungkan solenoid dengan gigi pinion untuk menggerakkan gigi saat dinamo starter aktif. Drive lever terhubung dengan shaft armature.

Cara Kerja Dinamo Starter Pada Motor

Dinamo starter bekerja dengan cara mengubah energi listrik dari baterai menjadi energi mekanik berupa putaran. Putaran ini kemudian ditransmisikan untuk memutar flywheel dan menghidupkan motor.

Setelah mesin menyala, dinamo starter akan terlepas dari flywheel untuk mencegah kerusakan komponen.

Berikut detail proses cara kerjanya : 

  1. Saat kunci kontak diputar ke posisi “start”, arus listrik dari baterai akan mengalir ke solenoid starter.
  2. Arus listrik ini akan mengaktifkan pull-in coil dan hold-in coil pada solenoid, menghasilkan medan magnet yang kuat. Medan magnet ini akan menarik piston/plunger pada solenoid.
  3. Pergerakan piston akan menggerakkan tuas penggerak (drive lever) yang terhubung dengan gigi pinion. Gigi pinion akan bergerak maju dan berkaitan dengan flywheel.
  4. Pada saat yang sama, plat kontak pada solenoid akan menghubungkan terminal utama, sehingga arus yang besar dari baterai dapat mengalir langsung ke armature coil melalui brushes dan komutator.
  5. Arus listrik yang mengalir pada armature coil akan berinteraksi dengan medan magnet pada field coil atau magnet permanen, menyebabkan armature berputar dengan torsi yang tinggi.
  6. Putaran armature ini akan ditransmisikan melalui poros, kopling, dan gigi pinion untuk memutar flywheel, menstarter mesin.
  7. Setelah mesin menyala, flywheel akan berputar lebih cepat dari starter motor. Kopling satu arah (overrunning clutch) akan membuat gigi pinion berputar bebas, mencegah kerusakan starter motor.
  8. Saat kunci kontak dilepas, arus listrik ke solenoid akan terputus. Pegas pada solenoid akan mendorong tuas penggerak kembali ke posisi semula, melepaskan gigi pinion dari flywheel.

Penyebab Starter Motor Tidak Berfungsi dan Cara Mengatasinya

Kerusakan pada dinamo starter akan mengakibatkan kegagalan dalam menghidupkan mesin dan berpotensi merusak komponen lain jika dibiarkan. 

Oleh karena itu, penting mengetahui penyebab starter motor rusak agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah.

Beberapa hal yang dapat menyebabkan starter motor tidak berfungsi dengan baik antara lain:

1. Aki Tekor atau Tegangan Rendah

2. Kabel Starter Rusak atau Kendor

Periksa kondisi kabel-kabel pada sistem starter, pastikan terhubung dengan kencang dan tidak ada yang putus atau terbakar. Kabel yang rusak dapat mengganggu aliran arus listrik.

3. Relay Starter Rusak

Relay berfungsi untuk menyambungkan arus dari aki ke starter motor. Jika relay rusak, starter tidak akan bekerja. Coba mengecek relay dengan multimeter atau ganti dengan yang baru.

4. Sikat (brush) Starter Aus

Lakukan pemeriksaan pada brush starter, jika sudah tipis atau aus segera ganti dengan yang baru. Brush yang aus akan mengganggu aliran arus listrik ke armature.

5. Gigi Pinion Macet

Gigi pinion yang macet dapat menyebabkan starter motor tidak berputar. Bersihkan gigi pinion dari kotoran dan lumasi dengan oli atau grease khusus.

Perawatan rutin dan berkala pada sistem starter dapat membantu mencegah kerusakan dan menjaga kinerja kendaraan tetap optimal. Jika mengalami kerusakan, segera bawa ke bengkel untuk diperbaiki oleh mekanik profesional.

Selain starter elektrik, beberapa sepeda motor juga dilengkapi dengan kick starter atau engkol manual sebagai tambahan. Kick starter berfungsi sebagai alternatif jika starter elektrik bermasalah.

Namun penggunaan kick starter membutuhkan tenaga lebih dan kurang praktis dibandingkan menekan tombol starter.

Harga Motor

Harga Yamaha Lexi

Rp22,84 – Rp 28,49 Juta

Harga Yamaha Aerox 155 Connected

Rp24,8 Juta – Rp30,85 Juta

Harga Yamaha All New NMAX

Rp28,94 Juta – Rp35,75 Juta