Skip to main content

Laher Sepeda Motor : Fungsi, Cara Kerja dan Komponen

Laher Motor

Laher atau bearing adalah komponen mesin berbentuk cincin yang berfungsi untuk menumpu poros berbeban agar dapat berputar dengan lancar. Laher terdiri dari cincin luar, cincin dalam, dan elemen gelinding (bola atau rol) yang terletak di antara kedua cincin tersebut.

Pemilihan dan perawatan laher yang tepat sangat penting untuk menjaga performa mesin motor agar tetap prima. Laher aus atau rusak akan menyebabkan gesekan berlebih, kebocoran pelumas, bahkan kerusakan parah pada mesin. 

Pada artikel ini akan dibahas lebih dalam mengenai jenis-jenis laher motor, fungsi dan cara kerjanya, komponen utama laher, cara membaca kode laher, hingga tips memilih dan merawat laher motor agar awet dan performa motor tetap optimal. 

Fungsi Laher Motor

Adapun fungsi utama dari laher motor adalah:

  • Mengurangi gesekan antara poros dan dudukannya sehingga putaran poros menjadi halus.
  • Menahan beban radial dan aksial yang bekerja pada poros.
  • Menjaga kedudukan poros agar tetap pada tempatnya.
  • Meneruskan daya dari satu poros ke poros lainnya.
  • Mencegah kebocoran oli atau gemuk pelumas.

Bagian-Bagian Laher Motor

Komponen utama laher motor terdiri dari cincin luar dan dalam, elemen gelinding, sangkar, dan seal. Komponen-komponen ini bekerja sama untuk menghasilkan putaran poros yang halus dan efisien.

Berikut ini adalah penjelasan beberapa komponen utama pada laher (bearing) motor:

  • Cincin luar (outer ring) – menempel pada rumah bearing, tidak berputar, memiliki alur untuk elemen gelinding.
  • Cincin dalam (inner ring) – menyatu dengan poros, berputar bersama poros, memiliki alur untuk elemen gelinding.
  • Elemen gelinding – bisa berupa bola (ball) atau rol yang berputar di antara cincin luar dan dalam.
  • Sangkar (cage) – berfungsi memegang elemen gelinding agar tidak saling bersentuhan.
  • Seal – berfungsi mencegah kotoran masuk dan pelumas keluar, beberapa jenisnya seal karet, seal logam, labirin seal.

Cara Kerja Laher Motor

Laher motor bekerja dengan prinsip gelinding, di mana cincin bagian dalam berputar bersama poros, sedangkan cincin bagian luar diam terpasang pada rumah laher.

Elemen gelinding (bola atau rol) berputar sambil menggelinding antara cincin dalam dan luar, sehingga gesekan yang terjadi sangat kecil. Pelumasan pada laher juga membantu mengurangi gesekan.

Putaran poros akan ditransmisikan secara halus karena hanya terjadi kontak gelinding antara elemen gelinding dengan cincin dalam dan luar. Beban radial dan aksial yang bekerja pada poros akan ditahan oleh laher.

Dengan demikian, laher motor memungkinkan putaran poros berlangsung lancar tanpa gesekan yang berlebihan. Daya mesin dapat ditransmisikan secara efisien dari satu poros ke poros lainnya.

Bagian Motor Yang Menggunakan Bearing

Pemakaian laher sangat penting agar performa mesin maksimal dan umur komponen lebih panjang. Laher banyak digunakan pada komponen motor yang berputar seperti berikut ini:

1. Roda

  • Bearing laher roda depan : 6201, 6202, 6203 (ukuran 10-17 mm)
  • Bearing laher roda belakang: 6205, 6206, 6207 (ukuran 25-35 mm)

2. Poros Engkol

Bearing poros engkol berfungsi menumpu putaran poros engkol. 

  • Ukuran 6203, 6204, 6205 – untuk mesin 100-125cc
  • Ukuran 6306, 6307 – untuk mesin 150cc ke atas

3. Gearbox Atau Transmisi

Gearbox atau transmisi pada sepeda motor berfungsi untuk mentransmisikan daya dari mesin ke roda belakang. Bearing pada gearbox berfungsi menumpu putaran gear. Pemilihan ukuran bearing disesuaikan dengan ukuran poros, beban, dan spesifikasi transmisi masing-masing jenis motor. Secara umum bearing berukuran 6xxx banyak digunakan pada transmisi motor skutik 100-125cc. 

Gearbox umumnya menggunakan beberapa jenis bearing, diantaranya:

  • Bearing poros input (input shaft bearing)
    Ukuran umum 6203, 6204
    Berfungsi menumpu poros input yang menerima putaran dari engkol mesin.
  • Bearing poros output (output shaft bearing)
    Ukuran umum 6303, 6304
    Berfungsi menumpu poros output yang menyalurkan putaran ke roda belakang.
  • Bearing gigi (gear bearing)
    Ukuran umum 608, 688
    Digunakan pada poros gigi-gigi transmisi untuk memperlancar putaran dan mengurangi gesekan.
  • Bearing tuas persneling (shifting fork shaft bearing)
    Ukuran umum 6900, 6000
    Untuk menumpu poros tuas persneling agar dapat bergerak lancar saat proses perpindahan gigi.

4. Kepala Steering

Terletak di bagian atas steering stem, berfungsi menumpu steering stem agar dapat berputar dengan halus saat setang diputar. Ukuran yang digunakan:

  • Ukuran 6201, 6202 untuk motor bebek
  • Ukuran 6204, 6205 untuk motor skutik dan matic\

5. Setang Motor

Bearing yang digunakan pada setang motor umumnya berjenis ball bearing. Bearing ini berfungsi untuk menumpu poros setang agar dapat berputar dengan lancar.Ukuran bearing setang yang umum digunakan antara lain:

  • Ukuran 6001, 6002 untuk motor bebek kecil
  • Ukuran 6201, 6202 untuk motor bebek besar
  • Ukuran 6204, 6205 untuk motor skutik dan matic

6. Lower Steering

Berada di lower steering stem, berfungsi menumpu steering stem bagian bawah.Ukuran umum:

  • 6001, 6002 untuk motor bebek kecil
  • 6201, 6202 untuk motor bebek besar
  • 6204, 6205 untuk skutik dan matic

7. Swing Arm

Swing arm adalah komponen yang menghubungkan roda belakang dengan rangka motor. Swing arm biasanya dilengkapi dengan bearing/laher untuk menumpu poros roda belakang agar dapat berputar dengan lancar.

Beberapa bearing yang digunakan pada swing arm antara lain:

  • Bearing poros roda belakang
    Ukuran umum 6001, 6002, 6003 untuk motor bebek kecil
    Ukuran 6004, 6005, 6006 untuk motor bebek besar
    Ukuran 6203, 6204 untuk motor skutik/matic
  • Bearing penghubung swing arm ke rangka
    Ukuran umum 608, 688

Jenis-Jenis Laher Pada Sepeda Motor

Berikut ini adalah beberapa jenis bearing/laher yang umum digunakan pada motor:

Ball Bearing

  • Jenis bearing paling umum digunakan di motor
  • Terdiri dari bola baja yang ditempatkan di antara inner dan outer ring
  • Mampu menahan beban radial dan beban aksial ringan
  • Digunakan di roda, as roda, poros engkol, dan komponen berputar lainnya

Roller Bearing

  • Menggunakan elemen silinder sebagai pengganti bola baja
  • Sangat baik dalam menahan beban radial
  • Sering digunakan pada poros transmisi dan bagian gearbox

Ball Thrust Bearing

  • Dirancang khusus untuk menahan beban aksial
  • Bentuknya lebih tipis dibandingkan jenis lain
  • Umumnya digunakan pada roda depan motor

Tapered Roller Bearing

  • Mampu menangani beban radial dan aksial sekaligus
  • Bentuknya kerucut, bukan bulat sempurna
  • Banyak digunakan di roda belakang dan komponen transmisi

Cara Membaca Kode Bearing Motor

Setiap laher memiliki kode tertentu yang menunjukkan spesifikasi lengkap dari laher tersebut. Membaca dan memahami kode laher sangat penting agar kita bisa memilih laher yang tepat sesuai kebutuhan.

Sebagai contoh diambil dari ringkasan tabel berikut ini, anda memilki kode bearing roda motor yang terdiri dari 6205-2RS. Maka bearing memiliki arti: 

  1. 6 menunjukkan jenis bearing yang digunakan Single-row deep groove ball bearing
  2. 2 menunjukkan bearing memiliki ketahanan tingkat ringan.
  3. 05 menunjukkan ukuran diameter bore 25mm.
  4. 2RS menggunakan jenis penutup bearing double sealed.

Berikut ini adalah tabel ringkasan cara membaca kode bearing motor:

Urutan KodeKeteranganKode Bearing Makna Kode
Digit 1Jenis bearing:
– Angka = Bearing metrik
– Huruf = Bearing inci
1Self aligning ball bearing
2Spherical roller bearing
3Double-row angular contact ball bearing
4Double-row ball bearing
5Thrust ball bearing
6Single-row deep groove ball bearing
7Single-row angular contact bearing
8Felt seal
 32Tapered roller bearing
 NCylindrical roller bearing
NUCylindrical roller bearing, separable inner ring, no thrust load capacity
RInch (non-metric) bearing
NNDouble-row roller bearing
 NANeedle roller bearing
 BKNeedle roller bearing with closed end
 HKNeedle roller bearing with opened end
 CKCARB toroidal roller bearing
 QNeedle roller and cage thrust assembly
 JFour-point contact ball bearing
Digit 2Seri/ketahanan bearing:
– 8-9 = Thin section
– 0-4 = Light s.d heavy duty
8Extra thin section
 9Very thin section
  0Extra light
  1Extra light thrust
 2Light
 3Medium
 4Heavy
Digit 3-4Diameter dalam (bore) dalam mm:
– 00 = 10 mm
– 01 = 12 mm
– 02 = 15 mm
– 03 = 17 mm
– 04 dan seterusnya = Kalikan 5
010 mm
 112 mm
  215 mm
  317 mm
  420 mm
 525 mm
 630 mm
 735 mm
 840 mm
Digit TerakhirJenis penutup bearingZSingle shielded
 ZZDouble shielded
  RSSingle sealed
  2RSDouble sealed
  VSingle non-contact seal
 VVDouble non-contact seal
 DDUDouble contact seal
 NRSnap ring and groove
 MBrass Cage

Daftar Harga Laher Bearing Roda Motor Terbaru – Juni 2026

Harga Laher bearing motor terbaru bulan Juni 2026 sangatlah bervariasi mulai dari harga Rp9,000 hingga Rp220,000. Berikut adalah daftar lengkap yang dirangkum dari platform ecommerce :

ProductPriceLocationSeller
Bearing As Roda Depan Yamaha Vixion Nvl – Vixion Advance OriginalRp24,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing As Roda Depan Yamaha Vixion Nvl – Vixion Advance OriginalRp24,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing As Roda Depan Yamaha Mio M3, Fino 125, X-Ride 125, X-Ride 150 OriginalRp24,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing As Roda Depan Yamaha Mio M3, Fino 125, X-Ride 125, X-Ride 150 OriginalRp24,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing As Roda Depan Yamaha Vixion Nvl – Vixion Advance OriginalRp24,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing As Roda Depan Yamaha Aerox 155, Nmax Old OriginalRp25,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing As Roda Depan Yamaha Aerox 155, Nmax Old OriginalRp25,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing As Roda Belakang Yamaha Fino New, Mio M3, X-Ride 125, X-Ride 150 OriginalRp27,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing As Roda Belakang Yamaha Fino New, Mio M3, X-Ride 125, X-Ride 150 OriginalRp27,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing As Roda Belakang Yamaha Fino New, Mio M3, X-Ride 125, X-Ride 150 OriginalRp27,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing As Roda Belakang Yamaha Vixion Nvl – Vixion Advance OriginalRp26,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing As Roda Belakang Yamaha Vixion Old, Vixion New OriginalRp26,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing As Roda Belakang Yamaha Vixion Nvl – Vixion Advance OriginalRp26,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing As Roda Depan Yamaha Nmax New OriginalRp33,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Roda Belakang Yamaha Xmax X Max OriginalRp50,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Gear Rasio Yamaha Rx King Asli YamahaRp75,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Gear Rasio Yamaha Rx King Asli YamahaRp75,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Gear Rasio Yamaha Rx King Asli YamahaRp75,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Gear Rasio Jupiter Z Original YamahaRp85,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Gear Rasio Jupiter Mx Baru Asli YamahaRp85,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Gear Rasio Mio Lama Asli YamahaRp85,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Kruk As Yamaha Fizr Asli Yamaha 63/22Rp85,000BekasiKing’S Motor
Bearing Kruk As Yamaha Fizr Asli Yamaha 63/22Rp85,000BekasiKing’S Motor
Bearing Kruk As Yamaha Fizr Asli Yamaha 63/22Rp85,000BekasiKing’S Motor
Bearing Gear Rasio Jupiter Mx Lama Asli YamahaRp90,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Gear Rasio Jupiter Mx Lama Asli YamahaRp90,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Komstir Bambu Yamaha Vixion Nvl – Vixion Advance OriginalRp95,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Gear Rasio Mio M3 Fino 125 X-Ride 125 Gigi Rasio Asli YamahaRp110,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Gear Rasio Mio M3 Fino 125 X-Ride 125 Gigi Rasio Asli YamahaRp110,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Gear Rasio Jupiter Z Lama Original YamahaRp110,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Komstir Bambu Yamaha Rx King OriginalRp125,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Komstir Bambu Yamaha Rx King OriginalRp125,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Komstir Bambu Yamaha Rx King OriginalRp125,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Komstir Bambu Yamaha R25 Mt25 OriginalRp125,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Komstir Bambu Yamaha R25 Mt25 OriginalRp125,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Komstir Bambu Yamaha Aerox 155 Nmax OriginalRp160,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Komstir Bambu Yamaha Aerox 155 Nmax OriginalRp160,000Tangerang SelatanYamaha Mustika Group
Bearing Kruk As Yamaha Fizr F1zr Rxk Rxking Rx King Rx SpecialAsli YamahaRp220,000BekasiKing’S Motor

Catatan: Harga dan informasi penjual yang tercantum di atas dapat berubah. Selalu periksa dengan penjual individu atau toko untuk detail yang paling terbaru.

Gejala Kerusakan Pada Laher Motor

Berikut ini beberapa gejala kerusakan yang dapat terjadi pada laher atau bearing motor:

  • Munculnya suara berisik atau berdecit saat motor berputar, menandakan bearing sudah aus atau rusak. Suara ini terdengar dari bearing roda, poros engkol, atau gearbox.
  • Roda tidak lancar berputar atau terasa kaku saat digerakkan, bisa disebabkan bearing roda aus.
  • Getaran atau vibrasi berlebihan pada motor saat melaju. Bisa karena bearing roda atau swing arm yang rusak.
  • Oleng atau goyangan pada stang kemudi, bisa disebabkan bearing stang kemudi aus.
  • Susah saat menarik tuas kopling, menandakan bearing kopling sudah rusak.
  • Bunyi ketukan atau dentuman pelan dari poros engkol, menandakan bearing poros engkol mulai aus.
  • Oli bocor keluar dari rumah bearing, biasanya karena seal bearing sudah rusak.
  • Terdapat sludge atau serpihan logam di oli, indikasi kerusakan parah pada bearing.
  • Kondisi bearing yang longgar atau goyang saat diperiksa.

Secara berkala lakukan inspeksi dan perawatan bearing agar umur pemakaian lebih panjang. Segera ganti jika bearing sudah aus atau rusak parah.

Perawatan Laher Pada Motor

Dengan perawatan laher roda depan yang benar, umur pemakaian laher bisa lebih lama dan performa motor tetap prima. Berikut ini beberapa tips perawatan laher roda depan motor:

  • Bersihkan laher roda depan secara berkala dari kotoran dan debu menggunakan sikat lunak dan blower. Hindari menyemprot langsung dengan air bertekanan tinggi.
  • Periksa kondisi seal laher, jika sudah rusak atau bocor segera ganti dengan yang baru agar laher terlindung dari kotoran dan air.
  • Jangan lupa mengoleskan gemuk pada laher roda depan saat perawatan berkala. Gunakan jenis gemuk khusus untuk laher.
  • Lakukan pengecekan laher secara rutin, jika terasa kasar atau goyang, segera lakukan penggantian laher.
  • Gunakan kunci pemukul dan penarik laher khusus saat melepas atau memasang laher agar tidak rusak.
  • Pasang laher baru dengan ukuran dan spesifikasi yang sama. Perhatikan kode laher dan kualitasnya.
  • Setelah pemasangan laher baru, lakukan penyetelan roda depan seperti penyetelan bearing hub dan alignment roda.

Kesimpulan

  • Memilih lahar roda yang berkualitas adalah investasi yang cerdas untuk menjamin motor Anda berfungsi optimal.
  • Karet pada laher mempengaruhi kinerja; pastikan selalu memilih 2 rs tutup karet yang tahan lama.
  • Jangan tunggu sampai motor Anda mengalami kerusakan; bawalah motor ke bengkel secara rutin untuk pemeriksaan.
  • Merawatnya dengan benar meningkatkan umur laher dan kinerja roda Anda.
  • Jika Anda merasa kemudi motor Anda oleng, bisa jadi laher sudah waktunya untuk diganti.
  • Penting untuk memastikan kualitas karet pada laher, karena itu mempengaruhi kestabilan saat berkendara.
  • Kenali tanda-tanda awal kerusakan pada laher Anda untuk mencegah masalah yang lebih besar di masa depan.

Dengan mengetahui informasi ini, Anda sudah selangkah lebih maju dalam menjaga performa motor Anda tetap maksimal!

Harga Motor

Harga Yamaha Lexi

Rp22,84 – Rp 28,49 Juta

Harga Yamaha Aerox 155 Connected

Rp24,8 Juta – Rp30,85 Juta

Harga Yamaha All New NMAX

Rp28,94 Juta – Rp35,75 Juta