Skip to main content

5 Tanda Slang CVT Motor Matic Sudah Waktunya Diganti

tanda slang hawa CVT motor matic rusak

Salah satu komponen sederhana yang justru sangat berperan penting menjaga kondisi mesin matic tetap prima adalah selang hawa CVT. Meski terlihat biasa, selang ini punya fungsi vital buang hawa panas dan mencegah air masuk ke sistem CVT.

Penasaran bagaimana peran selang CVT yang sebenarnya dan cara merawatnya? Yuk simak informasi lengkapnya pada artikel ini.

Fungsi Utama Selang Hawa CVT

Secara umum, slang hawa CVT berfungsi untuk:

1. Membuang hawa panas dari gearbox CVT

Saat motor beroperasi, gesekan antar komponen di dalam gearbox CVT akan menimbulkan hawa panas. Hawa panas ini dibuang keluar mesin melalui slang hawa CVT guna mencegah overheating.

2. Mencegah masuknya air dan kotoran ke gearbox

Posisi slang CVT yang rendah rentan terkena air saat menerobos genangan atau saat pencucian motor. Slang mencegah air dan kotoran masuk ke gearbox yang dapat merusak komponen di dalamnya.

Dampak Kerusakan Pada Selang Hawa CVT

1. Gearbox Cepat Panas

Tanpa jalur pembuangan hawa panas, suhu gearbox CVT bisa melonjak tinggi dan berisiko terjadi overheating. Gearbox yang terlalu panas rentan mengalami kerusakan.

2. Pelumasan CVT Berkurang

Air dan kotoran yang masuk ke gearbox dapat mencampur dan mengendap bersama oli. Hal ini mengurangi kemampuan pelumasan oli CVT.

3. Komponen CVT Aus atau Rusak

Endapan lumpur serta berkurangnya sifat pelumasan oli CVT dapat membuat bearing, gir rasio, dan komponen lain di dalam gearbox cepat aus atau rusak.

4. Biaya Perbaikan Mahal

Jika kerusakan CVT sudah parah dan menyebar ke beberapa komponen, biaya perbaikan bisa sangat mahal. Bahkan bisa mencapai jutaan rupiah untuk mengganti komponen seperti girboks atau bearing.

Kapan Harus Mengganti Selang Hawa CVT

1. Saat Slang Mulai Retak atau Bocor

Kondisi fisik slang yang sudah retak atau bocor menandakan slang perlu segera diganti. Celah pada slang dapat membuat air dan kotoran mudah masuk ke gearbox.

2. Setelah Motor Berumur Lebih dari 1 Tahun

Umur slang hanya bertahan 1 tahun. Setelah itu, kondisi slang cenderung mengeras dan mudah pecah. Sebaiknya lakukan penggantian slang setelah motor berumur 1 tahun.

3. Saat Musim Hujan

Risiko air dan kotoran masuk lebih besar saat musim hujan. Oleh karena itu, pastikan kondisi slang dalam keadaan baik saat memasuki musim hujan.

4. Saat Servis Berkala

Manfaatkan momen servis berkala di bengkel untuk mengganti slang CVT sekaligus memeriksa kondisinya. Biaya penggantian slang tidak mahal, hanya sekitar Rp10.000.

Harga Selang Hawa Gardan CVT Motor Matic

Cara Merawat Slang Hawa CVT

Untuk menjaga kondisi slang hawa CVT tetap prima, lakukan perawatan rutin berikut:

1. Periksa Secara Berkala

Secara berkala, periksa kondisi fisik slang CVT apakah ada retakan atau tanda-tanda kebocoran. Jika perlu, lakukan penggantian slang.

2. Hindari Menerobos Genangan Dalam

Jangan memaksakan motor menerobos genangan air yang tinggi agar air tidak mudah masuk ke gearbox melalui slang CVT.

3. Lap Slang Usai Pencucian

Setelah mencuci motor, lap bagian slang CVT yang basah menggunakan kain lap untuk menghindari kotoran menempel yang dapat merusak slang.

4. Jaga Kebersihan Area CVT

Bersihkan secara rutin area CVT dari debu dan kotoran yang dapat masuk ke dalam gearbox melalui celah pada slang CVT.

Demikian artikel mengenai fungsi vital slang hawa CVT dan cara merawatnya agar performa motor matic tetap prima. Meski terlihat sepele, slang ini sebenarnya punya andil besar mencegah kerusakan parah dan mahal pada komponen CVT motor.

Harga Motor

Harga Yamaha Lexi

Rp22,84 – Rp 28,49 Juta

Harga Yamaha Aerox 155 Connected

Rp24,8 Juta – Rp30,85 Juta

Harga Yamaha All New NMAX

Rp28,94 Juta – Rp35,75 Juta