Perhatikan! Ini 3 Penyebab Utama Noken As Motor Bisa Cepat Baret
Suara berisik dari mesin Anda belakangan ini semakin mengganggu saat berkendara? Atau tarikan motor terasa lebih berat dari biasanya setiap kali melaju di jalanan? Jangan anggap remeh, itu bisa jadi indikasi noken as mesin Anda sudah mulai rusak atau yang biasa disebut baret!
Sayangnya banyak pengendara mengabaikan tanda-tanda awal ini dan terus memaksakan mesin beroperasi. Tanpa disadari, kerusakan yang terjadi bisa semakin parah dan menyebar ke komponen vital lainnya. Pada akhirnya biaya perbaikan yang dibutuhkan bisa mencapai jutaan rupiah.
Lantas apa sebenarnya penyebab utama noken as bisa cepat baret? Bagaimana caranya mengetahui secara dini noken as mulai rusak? Serta langkah preventif apa yang bisa dilakukan agar mesin tetap awet?
Simak informasi lengkapnya pada artikel ini.
Tanda-Tanda Noken As Motor Sudah Baret
Beberapa tanda yang mengindikasikan noken as mesin motor sudah mulai baret antara lain:
1. Terdengar Suara Berisik Dari Area Mesin
Jika Anda mendengar suara aneh dari area mesin, terutama bagian kepala silinder, itu bisa jadi pertanda noken as sudah mulai aus. Suara mesin yang berisik ini disebabkan gesekan yang sudah tidak normal akibat ausnya gigi-gigi noken as.
2. Tarikan Terasa Berat Saat Akselerasi
Fungsi noken as adalah mengatur timing buka tutup katup agar performa mesin optimal. Jika noken as sudah aus, timing ini bisa bergeser dari yang seharusnya.
Akibatnya, tenaga yang dihasilkan mesin berkurang, terutama saat akselerasi. Tarikan mesin akan terasa lebih berat dari biasanya.
3. Performa Mesin Menurun
Selain tarikan yang terasa berat, tanda lain noken as aus adalah menurunnya performa mesin secara keseluruhan. Misalnya mesin terasa lebih cepat panas, konsumsi bahan bakar meningkat, hingga daya mesin yang dihasilkan lebih rendah.
Performa yang menurun ini disebabkan oleh terganggunya proses pembakaran di ruang bakar akibat timing katup yang tidak akurat.
Penyebab Noken As Motor Baret
Beberapa hal yang bisa menyebabkan noken as motor cepat baret antara lain:
1. Kurangnya Pelumasan
Fungsi utama oli mesin adalah meminimalisir gesekan antar komponen yang bergerak. Jika volume atau sirkulasi oli kurang maksimal, gesekan yang terjadi akan semakin tinggi. Akibatnya komponen seperti noken as cepat mengalami keausan.
Beberapa penyebab berkurangnya sirkulasi oli antara lain volume oli yang kurang, filter oli tersumbat, atau pompa oli yang sudah aus. Pastikan untuk rutin mengecek kondisi oli dan menggantinya sesuai interval yang dianjurkan.
2. Penggunaan Suku Cadang Noken As Kwalitas Rendah
Untuk menghemat biaya, banyak yang memilih menggunakan part suku cadang noken as kwalitas rendah atau tidak orisinil. Sayangnya, komponen ini umumnya memiliki hasil bubutan yang kurang halus dan presisi ukuran yang kurang akurat.
Akibatnya gesekan meningkat dan umur pakainya jauh lebih pendek. Gunakanlah suku cadang asli atau setidaknya merek yang terpercaya agar performa dan umur mesin terjaga.
3. Umur Pakai Sudah Tinggi
Meski rutin dirawat, noken as tetap memiliki batas umur pakai. Biasanya bisa mencapai puluhan ribu kilometer. Jika sudah melewati batas itu, resiko noken as mengalami keausan dan baret akan semakin besar meski perawatan rutin dilakukan.
Karena itu, sangat penting melakukan penggantian berkala sesuai rekomendasi pabrikan. Jangan tunda penggantian hanya karena noken as belum baret. Pencegahan lebih baik daripada menunggu masalah terjadi.
Dampak Jika Noken As Motor Sudah Baret
Jika noken as motor yang sudah aus tetap dipaksakan digunakan, berikut ini beberapa dampak buruk yang bisa terjadi:
1. Komponen Mesin Lain Ikut Rusak
Noken as yang sudah aus dan dipaksakan berputar akan meningkatkan gesekan. Gesekan yang berlebih ini lambat laun akan merusak komponen mesin lain yang bersentuhan langsung dengan noken as, seperti batang katup, poros noken as, atau bahkan blok silinder.
2. Konsumsi Bahan Bakar Meningkat
Akibat terganggunya proses pembakaran di ruang bakar, konsumsi bahan bakar pun akan meningkat. Selain merugikan kantong, efisiensi mesin yang buruk ini juga berdampak buruk terhadap lingkungan.
3. Biaya Perbaikan Lebih Mahal
Jika noken as baret terus dipaksakan hingga merusak komponen mesin lain, maka biaya perbaikan yang dibutuhkan tentu akan jauh lebih besar. Apalagi jika kerusakan sudah mencapai blok silinder atau poros engkol, bisa mencapai jutaan rupiah.
Harga Motor
Harga Yamaha Lexi
Harga Yamaha Aerox 155 Connected
Harga Yamaha All New NMAX
Artikel Terkait
-
Cara Mengatasi Idle Tidak Stabil pada Aerox 155 -
Kunci Perawatan Motor Aerox 155 agar Awet Dipakai Sehari-hari -
Masalah Umum dan Solusinya Motor Aerox Tidak Bisa Distarter -
5 Rekomendasi Roller CVT 2000 RPM Terbaik -
Merk Per CVT Motor Matic Terbaik, Lengkap Pilihan Ukurannya -
6 Ciri Per CVT Motor Matic Mulai Lemah, Waspadai! -
Per CVT Motor Matic Panjang vs Pendek, Mana yang Lebih Oke? -
Biru, Kuning, Merah: Arti Warna Per CVT Motor Matic -
Efek Ganti Per CVT 1500 RPM Pada Motor Matic: Ngebut atau Ngepos? -
Awas, Jangan Sampai Lewatkan Ciri Noken As Rusak Ini


