Skip to main content

Fungsi, Jenis dan Daftar Harga Ban Motor Terbaru

Ban Motor

Salah satu komponen vital dalam sepeda motor adalah ban motor, yang sering kali dianggap sepele tetapi memiliki peran multifungsi dalam menentukan performa dan keamanan berkendara. 

Tanpa ban yang berkualitas, bahkan motor matic atau motor sport berperforma tinggi sekalipun akan mengalami kendala. Maka dari itu, penting untuk memahami nilai intrinsik dari sebuah ban motor, yang tidak hanya berfungsi sebagai alat yang menyentuh aspal tetapi juga sebagai penentu kestabilan, pengereman, dan kontrol yang efektif selama Anda berkendara.

Contoh Ban Motor yang Umum Digunakan di Indonesia

Banyak pabrikan merk ban motor terkenal seperti Maxxis, FDR, IRC, dan Michelin menawarkan opsi yang dapat disesuaikan dengan berbagai jenis motor, mulai dari motor bebek, motor matic, hingga motor sport.

Misalnya, jenis ban tubeless sering digunakan pada motor sport karena performa dan durabilitasnya, sedangkan ban standard dengan model terbaru biasanya lebih sesuai untuk jenis motor bebek.

Berikut adalah beberapa merek ban motor terbaik yang direkomendasikan untuk penggunaan sehari-hari di Indonesia:

  1. Ban Motor IRC: Ban ini cukup dikenal di Indonesia karena memiliki desain menarik dan kualitas tinggi. Ban motor IRC juga memiliki daya tahan yang cukup. 
  2. Ban Motor Zeneos: Ban ini dibuat dengan teknologi canggih sehingga tahan lama dan dapat digunakan pada semua kondisi cuaca. Ban Zeneos cocok untuk melintasi berbagai jenis medan jalanan.
  3. Ban Motor Battlax: Merupakan ban motor yang memiliki kualitas baik dan cocok untuk berbagai kebutuhan, mulai dari ban dalam hingga luar.
  4. Ban motor Michelin: Ban ini diproduksi oleh perusahaan asal Prancis dan terkenal dengan kualitasnya yang baik.
  5. Ban Motor Dunlop: Merupakan ban motor yang memiliki kualitas baik dan cocok untuk berbagai kebutuhan, baik untuk motor matic maupun motor sport.

Dengan memahami pentingnya ban motor dalam konteks berkendara dan juga jenis-jenis ban yang tersedia di pasaran, Anda akan lebih siap untuk membuat keputusan yang tepat yang akan memaksimalkan performa dan keamanan Anda di jalan.

Daftar Harga Ban Motor Terbaru – Juli 2026

Harga ban luar motor bervariasi tergantung dari merk, ukuran, dan juga kualitasnya. Mau beli ban motor terbaik? Cek daftar produk ban motor berkualitas dengan harga terbaik yang dirangkum dari platform ecommerce.

Nama ProdukHargaLokasiToko
Ban Dalam Motor 300/325-14 Japan TubeRp17.800BekasiJapan Tube Store
Ban Dalam Motor 250/275-17 Japan TubeRp17.900BekasiJapan Tube
Ban Dalam Motor Bebek DepanRp22.500Jakarta TimurBebek Ban
Pentil Ban Tubeless Miring Full CncRp32.750Jakarta TimurCNC Store
Pentil Besi Tubeless PanjangRp12.000Jakarta SelatanPentil Pro
Ban Dalam Motor Ring 17 Japan TubeRp18.000Kab. BekasiJapanTube
Ban Motor Ring 17 Depan BelakangRp48.000Kab. BekasiRing 17 Store
Ban Motor Tubless Matic Beat Vario MioRp79.540Jakarta BaratMatic Center
Ban Tubles Motor Matic Murah Ring 14Rp84.000Jakarta UtaraMotor Toko
Ban Luar Dunlop 80/90 Ring 17Rp126.263Kab. BogorDunlop Shop
Ban Fdr Flemmo 80/90 Ring 14Rp139.308BandungFDR Official
Ban Irc Ss-530F Ring 14Rp149.000DepokIrc Vario
Ban Luar Tubles KinglandRp160.000Kab. BekasiKingland Official
Ban Motor Tubeless Kingland TigerRp166.300Jakarta BaratKingland Store
Proban 80/90 Ring 14 Ban Motor TubelessRp168.664Jakarta SelatanProBan Shop
Ban Tubeless Maxxis Diamond 80/90 Ring 14Rp175.000Jakarta BaratToko Ban Baru
Maxxis Diamond 80 80 / 90Rp184.600BekasiDiamond Maxxis
Ban Depan Beat Vario Aspira AstraRp185.000Jakarta TimurAspira Vario
Ban Luar Tubles Merek KinglandRp189.000Kab. BekasiKingland Motor
Ban Classic 400 Ring 17Rp366.000Jakarta BaratClassic Store
Ban Motor Irc 80/90 TubelessRp217.000BekasiIrc Official
Ban Luar Fdr Flemino TubelessRp210.000BandungFlemino FDR

Fungsi Dasar Ban Motor

Ban motor memiliki beberapa fungsi dasar yang penting dalam operasional kendaraan, antara lain:

  1. Menahan beban: Ban motor berfungsi untuk menyalurkan beban kendaraan dari poros melalui roda ke tanah. Ban harus mampu menahan beban kendaraan termasuk penumpang dan barang yang dibawa.
  2. Meneruskan tenaga: Ban motor berperan dalam meneruskan tenaga dari mesin ke permukaan jalan melalui roda. Hal ini memungkinkan motor untuk bergerak maju atau mundur sesuai dengan input dari pengendara.
  3. Traksi: Ban motor menyediakan daya cengkeram pada permukaan jalan, yang memungkinkan motor untuk berjalan stabil dan tidak terpeleset. Traksi yang baik sangat penting untuk mengontrol kecepatan, akselerasi, dan pengereman.
  4. Sistem peredam atau suspensi: Ban motor berfungsi sebagai sistem peredam yang meredam kejutan yang disebabkan oleh permukaan jalan yang tidak rata. Ban yang baik akan meningkatkan kenyamanan berkendara dan mengurangi keausan pada komponen kendaraan lainnya.
  5. Pengereman: Ban motor memiliki peran penting dalam mendukung sistem pengereman kendaraan. Kualitas dan kondisi ban motor mempengaruhi performa pengereman, sehingga penting untuk menjaga kondisi ban agar tetap baik.

Jenis-Jenis Ban Motor

1. Ban Tubeless: Kelebihan dan Kekurangan

Ban motor tubeless adalah jenis ban yang dirancang tanpa menggunakan ban dalam. Karakteristik ban tubles meliputi:

  1. Ketahanan: Ban tubeless lebih tahan lama dan lebih sulit bocor dibandingkan dengan ban tubetype yang menggunakan ban dalam
  2. Komponen: Ban tubeless hanya terdiri dari ban dan pelek saja, sedangkan ban tubetype memiliki lebih banyak komponen, seperti ban dalam, pelek, ban luar, flap, dan lock ring
  3. Cairan khusus: Ban tubeless menggunakan cairan khusus yang disebut fluid sealant untuk mempertahankan kerapatan ban. Cairan ini akan mengisi lubang yang bocor dan menutupinya, sehingga tekanan angin di dalam ban tetap terjaga.
  4. Karakter: Ban tubeless lebih kokoh dan cocok untuk melewati berbagai jenis medan jalan.

Ban tubeless memiliki beberapa keunggulan dibandingkan ban biasa, seperti daya tahan yang lebih kuat, lebih tahan bocor, dan lebih praktis dalam perawatan. Namun, ban tubeless biasanya lebih mahal daripada ban tubetype.

2. Ban Biasa Tubetype 

Ban Tube Type adalah jenis ban yang menggunakan ban dalam. Berbeda dengan ban tubeless yang tidak menggunakan ban dalam, ban tube type memiliki beberapa karakteristik, seperti:

  1. Harga: Ban tube type umumnya lebih murah dibandingkan dengan ban tubeless
  2. Ketahanan: Ban tube type lebih mudah bocor dibandingkan dengan ban tubeless, tetapi umur ban ini bisa lebih lama daripada ban tubeless jika tidak mengalami kebocoran.
  3. Daya cengkeram: Ban tube type memiliki daya cengkeram yang sama nyaman dengan ban tubeless, baik untuk kecepatan tinggi maupun bermanuver, terutama di jalanan basah.
  4. Perawatan: Ban tube type memerlukan penambalan atau penggantian ban dalam jika mengalami kebocoran. Perawatan ban tube type lebih mudah ditemukan di berbagai tempat.

Ban tube type cocok digunakan pada velg jari-jari atau Spoke Wheel (SW) dan lebih tahan jika digunakan di jalanan yang tidak merata. Pemilihan ban tube type atau ban tubeless tergantung pada kebutuhan, anggaran, dan jenis velg kendaraan Anda.

3. Perbandingan Performa antara Ban Tubeless dan Tube Type

Berikut adalah tabel perbandingan antara ban tubeless dan ban tubetype:

AspekBan TubelessBan Tubetype
StrukturTidak menggunakan ban dalamMenggunakan ban dalam
KebocoranLebih tahan lama, lebih sulit bocorMudah bocor
HargaLebih mahalLebih murah
Daya CengkeramLebih kuatSama nyaman dengan ban tubeless
KetahananLebih awet, bisa bertahan hingga 2 tahunLebih cepat aus
PerawatanLebih praktis, tidak perlu mengganti ban dalamMemerlukan penambalan atau penggantian ban dalam

Bagian-Bagian Ban Motor

1. Bagian Luar dan Fungsinya

Tread

Bagian terluar ban yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Tapak berfungsi untuk meningkatkan daya cengkeram ban terhadap jalan, sehingga ban tidak mudah selip.

Baik untuk pengendara motor sport atau motor matic, menawarkan pola tapak yang berbeda, mulai dari garis kontinu untuk stabilitas hingga siping khusus untuk permukaan basah.

Sidewall

Bagian samping ban yang ditutupi oleh lapisan karet serta melindungi carcass dari kerusakan yang berasal dari luar. Sidewall memikul beban kendaraan selama ban digunakan. Informasi seperti ukuran, kapasitas beban, dan peringkat kecepatan umumnya terdapat di sini.

Carcass

Rangka ban yang terbuat dari serat seperti nilon, polyester, atau baja. Carcass memberikan kekuatan dan fleksibilitas pada ban

Shoulder

Shoulder Ban Motor mengatur kapabilitas manuver dan transisi saat melingkar. Bentuk bahu yang bulat mendukung putaran cepat, sementara yang datar memperluas area kontak saat cornering—sangat relevan untuk balap.

2. Bagian Dalam dan Material yang Digunakan

Inner Liner

Merupakan Lapisan Ban internal yang mengekalkan udara dalam ban tubeless. Produsen seperti Aspira dan FDR biasanya menggunakan polimer tinggi atau Karet Sintetis dalam struktur lapisan ini untuk menjamin ketahanan dan kedap udara.

Plies

Mengacu pada serangkaian lapisan kain yang saling bertumpuk untuk membentuk badan Ban Motor. Material ini merupakan tulang punggung dari struktur ban dan menentukan tingkat kekuatan dan kelenturan. Merk-merk seperti Maxxis dan Zeneos menawarkan lapisan kain yang mumpuni, yang dirancang untuk menahan kondisi berkendara paling ekstrim.

Bead

Bead adalah bagian tepi dalam dari Ban Motor yang terpasang erat pada pelek. Umumnya dibuat dari karet berkekuatan tinggi dan diperkuat dengan kawat baja untuk memastikan pemasangan yang aman, terutama pada kecepatan tinggi.

3. Teknologi yang Terlibat dalam Pembuatan Ban

Komponen Silika

Untuk pengguna yang mengutamakan inovasi, beberapa produsen seperti Corsa memanfaatkan komponen silika untuk memperkaya Karet Sintetis, meningkatkan Daya Cengkram di kondisi basah dan memperluas pilihan Jenis-Jenis Ban tubeless.

Teknologi Dual-Compound

Teknologi ini sering diadopsi oleh merek seperti Swallow dan Maxxis. Dual-compound menawarkan keseimbangan sempurna antara Daya Cengkram dan daya tahan, memaksimalkan performa Ban Motor dalam berbagai situasi.

Teknologi Siping

Pemotongan kecil atau siping pada tapak membantu meningkatkan Daya Cengkram pada permukaan basah. Fitur ini sering ditemukan pada Jenis-Jenis Ban khusus untuk motor sport, terutama dari produsen seperti Pirelli atau Michelin.

Memahami berbagai komponen dan bahan konstruksi yang terlibat dalam Ban Motor bisa membantu Anda membuat keputusan yang lebih tepat, terutama jika Anda mengendarai motor bebek, motor matic, atau motor sport dengan kebutuhan performa tinggi.

Faktor Dalam Memilih Ban Motor

Dalam memilih ban motor, baik untuk on-road maupun off-road, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan:

  1. Ukuran ban: Sesuaikan ukuran ban dengan ukuran velg standar yang digunakan pada motor Anda. Pastikan ukuran ban yang dipilih sesuai dengan rekomendasi pabrikan motor.
  2. Jenis ban: Pilih jenis ban yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi penggunaan, seperti ban sport, ban touring, ban cruiser, ban scooter, atau ban off-road. Pertimbangkan juga ban dual purpose jika Anda membutuhkan ban yang bisa digunakan di jalanan aspal dan off-road.
  3. Kualitas dan merek: Pilih ban dari merek ternama yang memiliki reputasi baik dan kualitas yang terjamin. Harga ban dipengaruhi oleh kualitas, merek, dan ukuran ban
  4. Motif ban: Perhatikan motif ban yang sesuai dengan kondisi jalan yang akan dilewati. Misalnya, ban dengan motif kasar dan renggang lebih cocok untuk off-road, sementara ban dengan motif lebih halus cocok untuk on-road
  5. Ketahanan dan umur ban: Pertimbangkan ketahanan dan umur ban yang akan dipilih. Ban yang awet akan melindungi ban dalam dan meningkatkan umur pemakaian ban
  6. Perawatan ban: Pilih ban yang mudah dirawat dan sesuai dengan kebutuhan perawatan Anda. Misalnya, ban tubeless lebih praktis dan tidak perlu mengganti ban dalam, sementara ban tubetype memerlukan penambalan atau penggantian ban dalam jika mengalami kebocoran

Cara Mengetahui Usia Ban Motor

Untuk mengetahui usia ban motor, anda perlu memeriksa kode produksi yang tertera pada dinding ban. Kode produksi ini biasanya terdiri dari empat digit angka, misalnya 4721.  Dua angka pertama menunjukkan minggu pembuatan ban (dalam contoh ini, minggu ke-47), sedangkan dua angka terakhir menunjukkan tahun pembuatan ban (dalam contoh ini, 2021). 

Dengan mengetahui minggu dan tahun pembuatan ban, Anda dapat menghitung usia ban motor Anda. Usia maksimal ban motor yang direkomendasikan secara umum berkisar antara 1,5 hingga 2 tahun. 

Namun, beberapa sumber lain menyebutkan bahwa ban motor depan idealnya diganti setelah 12 hingga 15 bulan, sedangkan ban belakang lebih cepat sekitar 10 hingga 12 bulan. 

Jika ban motor telah menempuh jarak lebih dari 30.000 km, disarankan untuk segera mengganti ban dengan yang baru meskipun belum mencapai usia maksimal. Selain faktor usia, kondisi ban juga perlu diperhatikan, seperti retak, gundul, benjol, dan sejenisnya.

Daftar Ukuran Ban Motor

Berikut ini adalah daftar ukuran ban motor untuk beberapa ukuran velg yang umum digunakan:

Ukuran VelgUkuran Ban
Ring 1480/80-14, 90/90-14, 100/80-14, 110/80-14, 120/70-14, 140/70-14
Ring 1680/90-16, 90/90-16, 100/90-16, 110/90-16, 120/80-16, 130/90-16
Ring 1770/80-17, 80/80-17, 90/80-17, 100/70-17, 110/70-17, 120/70-17, 130/70-17
Ring 1880/90-18, 90/90-18, 100/90-18, 110/90-18, 120/80-18, 130/70-18

Cara Membaca Kode Ban Motor

Cara Membaca Kode Ban Motor

Kode ban motor mencakup informasi tentang ukuran, konstruksi, dan tanggal produksi ban. Berikut cara membaca kode ban motor:

  1. Ukuran ban: Kode ukuran ban terdiri dari tiga angka yang dipisahkan oleh garis miring, misalnya 80/90-14. Angka pertama (80) menunjukkan lebar tapak ban dalam milimeter, angka kedua (90) menunjukkan tinggi profil ban dalam persentase dari lebar tapak ban, dan angka ketiga (14) menunjukkan diameter velg dalam inci.
  2. Konstruksi ban: Kode konstruksi ban biasanya terdiri dari satu huruf setelah ukuran ban, misalnya M/C atau R. M/C berarti ban motor, sedangkan R berarti ban radial.
  3. Indeks beban dan kecepatan: Kode ini terdiri dari dua atau tiga angka diikuti oleh satu huruf, misalnya 41P. Angka (41) menunjukkan indeks beban, yang menggambarkan berat maksimum yang dapat ditopang ban. Huruf (P) menunjukkan indeks kecepatan, yang menggambarkan kecepatan maksimum yang diperbolehkan untuk ban tersebut.
  4. Tanggal produksi: Kode produksi ban biasanya terdiri dari empat angka, misalnya 3622. Dua angka pertama menunjukkan minggu produksi, dan dua angka berikutnya menunjukkan tahun produksi. Dalam contoh ini, ban tersebut diproduksi pada minggu ke-36 tahun 2022.

Tabel Konstruksi Ban dan Cara Membacanya

Berikut adalah tabel yang menjelaskan dua jenis konstruksi ban yang umum digunakan pada motor, yaitu ban radial (R) dan ban bias (B):

Konstruksi BanKeterangan
R (Radial)Ban radial memiliki lapisan kord yang diletakkan secara radial (tegak lurus) terhadap arah putaran ban. Ban radial memiliki kelebihan dalam hal kenyamanan berkendara, stabilitas, dan ketahanan terhadap panas. Namun, ban radial biasanya lebih mahal daripada ban bias.
B (Bias)Ban bias memiliki lapisan kord yang diletakkan secara diagonal terhadap arah putaran ban. Ban bias lebih umum digunakan pada motor karena harganya lebih murah daripada ban radial. Namun, ban bias kurang nyaman dan stabil dibandingkan dengan ban radial.

Cara membaca kode konstruksi ban pada kode ban motor adalah dengan melihat huruf setelah ukuran ban. Misalnya, pada kode ban 80/90-14 R, huruf R menunjukkan bahwa ban tersebut memiliki konstruksi radial.

Tabel Indeks Beban dan Kecepatan dan Cara Membacanya

Indeks beban dan kecepatan adalah kode yang terdapat pada ban motor yang menggambarkan berat maksimum yang dapat ditopang ban dan kecepatan maksimum yang diperbolehkan untuk ban tersebut. Berikut adalah penjelasan mengenai indeks beban dan kecepatan:

  1. Indeks beban: Angka yang menunjukkan berat maksimum yang dapat ditanggung ban. Misalnya, pada kode ban 80/90-14 41P, angka 41 menunjukkan indeks beban.
  2. Indeks kecepatan: Huruf yang menggambarkan kecepatan maksimum yang diperbolehkan untuk ban tersebut. Misalnya, pada kode ban 80/90-14 41P, huruf P menunjukkan indeks kecepatan.

Berikut adalah contoh tabel indeks beban dan kecepatan:

Indeks BebanBerat Maksimum (kg)Indeks KecepatanKecepatan Maksimum (km/jam)
41145P150
42150Q160
43155R170
44160S180
45165T190

Perlu dicatat bahwa tabel di atas hanya merupakan contoh dan indeks beban serta kecepatan yang sebenarnya dapat berbeda tergantung pada merek dan tipe ban. Selalu periksa rekomendasi pabrikan untuk indeks beban dan kecepatan yang sesuai dengan motor Anda.

Noted :

  • Untuk yang suka ngebut tapi tetap ingin aman, ban motor matic dengan desain hambatan gulir rendah bisa jadi pilihan juara. Lebih efisien, lebih cepat!
  • Mau yang komplit? Dari ring 14 tubeless sampai ban dengan alur khusus, paket ban terlengkap bisa kamu temukan dengan mudah dibanyak platform online. Jangan lupa bandingkan harganya, ya!
  • Kalau kamu pecinta matic ring 14, ada banyak pilihan ban yang dirancang khusus untuk meningkatkan stabilitas dan grip. Kualitas tak perlu diragukan lagi.
  • Ban dengan alur khusus? Jangan sepelekan! Alur bisa mempengaruhi bagaimana ban merespon permukaan jalan. Pilih sesuai kebutuhan kamu, ya.
  • Untuk yang masih bingung, ingatlah bahwa ban dirancang dengan tujuan tertentu. Ring 14 tubeless misalnya, lebih minim kebocoran dan cocok untuk jarak jauh.

Harga Motor

Harga Yamaha Lexi

Rp22,84 – Rp 28,49 Juta

Harga Yamaha Aerox 155 Connected

Rp24,8 Juta – Rp30,85 Juta

Harga Yamaha All New NMAX

Rp28,94 Juta – Rp35,75 Juta