Skip to main content

Yamaha DT 100 Original, Motor Trail Langka Diburu Kolektor

yamaha dt 100

Yamaha DT 100 adalah motor trail legendaris yang pertama kali diluncurkan oleh Yamaha di Indonesia pada tahun 1976.

Kala itu, motor jenis trail belum begitu populer di Indonesia. Namun berkat kampanye dan promosi gencar dari Yamaha, DT 100 pun dengan cepat diterima oleh masyarakat.

Apa rahasia di balik kesuksesan motor tua ini? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Sejarah Perjalanan Panjang Yamaha DT100

Yamaha DT 100 diluncurkan pertama kali di Jepang pada tahun 1968 dengan nama Yamaha DT-1. Versi ini dibuat khusus untuk pasar domestik Jepang. Baru pada tahun berikutnya Yamaha memperkenalkan DT 100 versi ekspor ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

Di Indonesia sendiri, DT 100 resmi dipasarkan pada tahun 1976 oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Saat itu, motor jenis trail sedang naik daun karena sering muncul di film karya anak negeri seperti Si Doel Anak Betawi, Si Doel Anak Sekolahan, dan Ali Topan Anak Jalanan.

Film-film tersebut banyak menampilkan adegan motor trail melintasi medan berat, memberikan inspirasi bagi anak muda untuk membeli sepeda motor jenis ini. Yamaha yang melihat peluang ini kemudian meluncurkan DT 100 yang langsung disambut antusias oleh konsumen.

Spesifikasi Yamaha DT 100

  • Mesin 2-tak 97cc, 1 silinder, pendingin udara, menghasilkan tenaga maksimal 10 HP
  • Transmisi 5 percepatan
  • Kecepatan maksimal 99 km/jam
  • Dimensi: panjang 1.960mm, lebar 860mm, tinggi 1.070mm
  • Berat kosong 94 kg
  • Ban depan ukuran 2.75-19”/2.75-21”, ban belakang 3.00-18”
  • Velg depan 21 inci, velg belakang 18 inci
  • Suspensi depan teleskopik, suspensi belakang swingarm
  • Ground clearance 240mm
  • Tangki bensin kapasitas 7 liter

4 Varian Yamaha DT Series yang Perlu Diketahui

Selain DT 100, Yamaha juga meluncurkan beberapa varian DT lainnya, di antaranya:

1. DT 125

Diluncurkan pertama kali tahun 1974. Mesinnya masih 2-tak seperti DT 100, tapi kapasitasnya 125cc sehingga performanya lebih tinggi.

2. DT 175

Hadir tahun 1978 dengan mesin 2-tak 175cc. Performanya di atas DT 125 tentu saja, tapi tetap kalah dari DT 200.

3. DT 200

Varian DT paling tangguh dengan performa paling tinggi berkat mesin 2-tak 200cc-nya. Sayang sudah tidak diproduksi lagi.

4. DT 250

Diluncurkan tahun 1980. Mesin: 246cc, 2-tak, pendingin cairan, 24 bhp.

Dari keempat varian itu, DT 100 dan DT 125 dianggap yang paling tangguh dan awet karena masih memakai mesin 2-tak sederhana berpendingin udara. Makanya hingga kini kedua varian ini paling banyak penggemarnya.

Alasan Kuat DT100 Masih Banyak Diburu

Meskipun sudah tidak diproduksi sejak 25 tahun lalu, nyatanya DT 100 masih jadi buruan banyak orang. Apa sih daya tariknya? Berikut alasan kuatnya.

1. Mesin 2-tak Awet dan Tangguh

Mesin 2-tak 100cc pada DT 100 terbukti awet dan tangguh. Motor second berusia puluhan tahun pun masih bisa dipakai off-road tanpa masalah berarti.

2. Suku Cadang Mudah Dicari

Karena populer, suku cadang DT 100 masih mudah ditemukan di pasaran. Anda bisa mendapatkan suku cadang asli atau kw dengan harga terjangkau.

3. Nostalgia Masa Kecil

Banyak pecinta motor lawas yang mencari DT 100 karena nostalgia masa kecil. Dulu motor ini banyak dipakai orang tua mereka.

4. Harga Bekasnya Terjangkau

Dengan kisaran Rp 4-8 jutaan, Anda sudah bisa membawa pulang motor trail legendaris satu ini. Harganya sangat terjangkau bukan?

Nah itu dia alasan kuat kenapa DT 100 masih jadi buruan banyak orang, meskipun sudah tidak diproduksi lagi sejak lama.

Harga DT 100 Bekas di Pasaran

Berikut rincian harga DT 100 berdasarkan tahun pembuatan:

  • DT 100 tahun 1970-1980an: Rp 7-12 juta
  • DT 100 tahun 1990an: Rp 4-8 juta

Semakin tua umur motor, tentu kondisi dan harganya juga akan semakin tinggi. Pastikan Anda memeriksa kondisi motor secara menyeluruh sebelum membeli.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membeli DT 100 second antara lain kondisi mesin, rangka, bodi, kelistrikan, kaki-kaki, dan komponen vital lainnya. Semakin bagus dan orisinil komponennya, maka harganya juga semakin mahal.

Kesimpulan

Yamaha DT 100 adalah motor legenda yang hingga kini masih memiliki tempat istimewa di hati pecinta motor tanah air. Performa mesinnya yang tangguh dan awet menjadi faktor utama kenapa motor bekasnya masih banyak dicari.

Harga DT 100 di pasaran second sendiri berkisar 4-8 jutaan. Tentu saja semakin bagus kondisinya, maka harganya juga semakin mahal.

Itulah ulasan lengkap mengenai Yamaha DT 100 mulai dari sejarah, varian, hingga harga bekasnya. Semoga artikel ini bermanfaat.

Harga Motor

Harga Yamaha Lexi

Rp22,84 – Rp 28,49 Juta

Harga Yamaha Aerox 155 Connected

Rp24,8 Juta – Rp30,85 Juta

Harga Yamaha All New NMAX

Rp28,94 Juta – Rp35,75 Juta